Kasus pemukulan yang memengaruhi beberapa wanita muda yang telah terdaftar dan viral akhirnya didengar oleh pemerintah kota Surabaya (Pemkot). Jadi, apa langkah-langkah pemerintah kota terkait masalah ini?

Chandra Oratmangun, kepala Kantor Pengendalian Penduduk, Pelatihan dan Perlindungan Anak kota Surabaya, Chandra Oratmangun, mengatakan kantornya sedang menyelidiki kasus ini.

"Kami sudah menerima laporan itu, tetapi ketika kami mendengar persis kasusnya, kami pergi ke rumah korban tetapi kami tidak bertemu anak itu, mungkin kami akan memeriksanya lagi besok karena bocah itu tidak bertemu ibunya atau bertemu," kata Chandra. ketika dihubungi

Chandra membenarkan bahwa TKP dalam video berada di salah satu perkembangan elit di Surabaya. Sementara rumah korban masih di sekitar area.

"Ya, tempat kejadian kejahatan adalah di tempat perumahan, tetapi rumah itu di Jojoran, Kecamatan Gubeng," kata mantan kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Surabaya.

Ketika ditanya langkah apa yang akan diambil dalam pertemuan dengan para korban dan para pelaku, Chandra mengatakan dia akan memberikan bantuan. Karena korban dan pelaku semuanya anak-anak.

"Pertama, kasus ini sudah menjadi masalah kriminal di kepolisian, tetapi sangat disayangkan bagi anak-anak, jadi kami akan menemani para psikolog kepada para korban dan pelaku, karena mereka masih anak-anak," jelas Chandra.

Hasil gambar untuk Video Pengeroyokan Remaja Perempuan Viral

"Pertama saya harus tahu kasusnya, ini hanya kasus di mana ada pemukulan karena ada saling bercanda dan lain-lain, tetapi kita harus memasukkan kasus ini terlebih dahulu," lanjutnya.

Sebelumnya, seorang wanita muda ditangkap oleh 7-8 gadis lainnya. Video yang kebetulan disebut salah satu rumah elit di Surabaya itu viral di jaringan sosial.

Ada dua video yang beredar dengan durasi 28 dan 34 detik. Video itu memperlihatkan seorang wanita muda berpakaian dan celana hitam diserang oleh anak lain. Pemogokan dan tendangan diarahkan ke tubuh gadis itu.

Saksikan Videonya disini : https://www.youtube.com/watch?v=vPDiLg4RuR8

Tidak hanya pukulan dan tendangan, rambut remaja itu juga ketahuan. Pakaiannya juga dilepas. Remaja itu tidak menanggapi. Remaja itu akhirnya jatuh dan menangis.

Sumber : BonsaiPrediksi